Tuesday, July 21, 2009

:: Asal Jangan Depan Aku ::

Sempat la cK pergi menonton Harry Porter : The Half Blood Prince yang sungguh mengecewakan itu. Pertama kali menonton di Pavillion, KL dan pertama kali juga berada di sana selepas jam 8 malam.

Malam minggu memang ramai warga kota bersantai. Baik yang muda, separa muda, yang pakcik2, yang makcik2 pun ada. Tak pasti pula berapa kerat antara mereka sebenarnya golongan 'ada-ada', berada dan ber'title' Dato', Datuk, Tan Sri di pangkal nama.

Seronok tengok warga asing yang ramai, berbilang rupa sama-sama mengiktiraf kewujudan mall besar di tengah kota. Sampai satu ketika, cK ngan besties dapat nonton drama swasta adegan berpelok Norish K ngan anak tiri nyer. Rindu barangkali.


Yang tak seronoknya, bila cK tengok cafe dan bistro yang menjual arak rata-rata dihuni kaum sebangsa. Mungkin juga, sama bangsa lain agama? Masakan begitu? Ahh...macam-macam perkara aneh bole terjadi sekarang ni. Kulit sama sawo, hati? Nilailah diri sendiri.

Again, i remember why i don't go to TGIF neither Chilli's or maybe Laundary. Cuz they sells alchohol and the fact that my own people are the majority. Maybe some of the people i know drinks too. It just how good they cover up things from the public.

Cuma nowadays, lebih ramai yang so-called-open-minded sangat lah katanya akan upload the minum-minum party to any social networking portal. let it be FB, friendster or twitter. Macam jadi kebanggaan pula. No more segan silu. Baru lah America!

Dan berkatalah seorang teman "I'm ok with those who drinks tapi jangan minum depan aku". I hope dia just refers to those Non-shariah compliant punya peeps. Cuz if that applies to Muslims, something wrong there. It just another way of saying us being 'brain washed' by the concept of 'keterbukaan'. Living in denial? Maybe. But most of us refer that as 'respect of what others is doing. They are human too. Should u not like it, u dont have to be it.'

cK rasa seram memikirkan betapa hipokritnya seorang manusia hari ini. Mohon dikekang hati ini dari menerima anasir-anasir yang tidak menguntungkan. Buat sang teman, moga kita bersama-sama dianugerahkan hidayah untuk menguatkan keimanan. Amin!


No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...